Tampilkan postingan dengan label Viking Persib Club. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Viking Persib Club. Tampilkan semua postingan

Minggu, 04 Oktober 2009

Janji Suci Demi Sebuah Kehormatan

untuk VIKERS diseluruh Tanah Air....
JANJI UNTUK SEBUAH KEHORMATAN

Bila cermin sudah tak punya arti, pecahkanlah berkeping-keping, Berkacalah pada riak-riak gelombang, dan sebut satu nama ….VIKING !!

Tak ada kata yang tepat untuk melukiskan kebanggaan kami akan ketulusan serta kerelaan kawan-kawan untuk memasuki ikatan persaudaraan ---VIKING PERSIB CLUB. Melalui ikatan persaudaraanlah kami bisa tetap tetap konsisten menjaga totalitas cinta untuk sang idola – PERSIB “MAUNG” BANDUNG.

Sejak ikrar kami ucapkan 17 Juli 1993, badai tak henti-hentinya menerpa kami, dan secepat itu pula kami bangkit untuk kembali melayari samudra luas bersama “Kejayaan Persib”. Perjuangan untuk menjaga kehormatan PERSIB ternyata membutuhkan pengorbanan yang amat besar, dan itu butuh sesuatu dari kawan-kawan, keberanian adalah salah satunya. Lewat keberanianlah kami tak ragu dan tak akan mundur selangkahpun guna menyingkirkan ancaman dan halangan yang akan meruntuhkan kehormatan PERSIB.

Kawan-kawan pemilik jiwa berani --- VIKING menuntut toleransi dan penyesuaian diri, karena rumah yang akan dan sedang kawan-kawan masuki, dihuni oleh berbagai isi kepala serta kebiasaan. Tentunya semua tak selalu “bersesuaian” dengan kehendak kita, dan terkadang malah bertentangan. Maka itu -- pandai-pandailah membawa diri , karena dengan itu dapatlah kami pastikan kawan-kawan akan nyaman tinggal dirumah yang baru ini bersama kami.

Akhirnya, kami ucapkan penghargaan yang setinggi-tingginya, karena bersama kami, kawan-kawan akan menunaikan suatu tugas, yaitu mewujudkan sebuah JANJI PERSIB ; dimanapun, kapanpun dan dengan cara apapun. Sebab tugas adalah tugas, dan bukan untuk Sorga atau Neraka, tetapi untuk Kehormatan diri ……. (WS. Rendra dalam salah satu sajaknya).

Dari lubuk hati yang terdalam, kami ucapkan selamat dan penghargaan yang setinggi-tingginya kehadapan kawan-kawan, karena anda kini telah menjadi bagian dari ikatan persaudaraan kami.

Jabat Erat dari Kami,

Keluarga Besar VIKING PERSIB CLUB
READ MORE - Janji Suci Demi Sebuah Kehormatan

Persib Nu Aing Model themes

Supported Models
LG

KS10
Nokia

5320 XpressMusic, 5700 XpressMusic, 6110 Navigator, 6120 Classic, 6121 Classic, 6124 classic, 6210 Navigator, 6220 classic, 6290, E50, E51, E65, E66, E71, N71, N73, N75, N76, N78, N81, N81 8GB, N82, N92, N93, N93i, N95, N95 8GB, N95-3NAM, N96
Samsung

SGH-i400, SGH-i450, SGH-i520, SGH-i550, SGH-i560



url nya:


KLik Disini
READ MORE - Persib Nu Aing Model themes

Jejak Langkah Website Viking dan Viking Cyber

“Sejarah tidak ditulis diatas air, atau seperti air didaun talas”
“Anak incu urang ulah nepika poekeun obor, teu apal disintung kalapa, teu apal cecekelan anu ajeg”
“Jas Merah, Jangan Sekali-kali Melupakan Sejarah”
“Aya hiji hal anu bakal terus kababawa, kasebut-sebut, nyaeta ngaran, hade goreng eta ngaran bakal kasebut terus katurunan urang”
“Bila cermin sudah tak punya arti, pecahkanlah berkeping-keping, Berkacalah pada riak-riak gelombang, dan sebut satu nama ….VIKING !!”

Saat ditanya kapan dan bagaimana Viking Cyber itu? Untuk menjawabnya, tiada lain dengan membawa pikiran ini pada saat-saat yang telah lampau, mengingat-ingat setiap kepingan memori yang relevan dengan Persib, Viking Persib dan terutama yang berkaitan dengan kiprah mendukung Persib secara langsung dilapangan maupun secara virtual melalui dunia maya -internet- .
Sebetulnya jika ingin mengorek sejarah, yang dapat kita lakukan adalah membuka dan mencari arsip, kapan, siapa, dan bagaimana Viking Cyber tetapi itu saja tidak cukup karena di setiap perjalanan seseorang atau sesuatu pastilah terdapat kisah yang menyertainya dan tentu saja ada hikmah disetiap kejadian yang bisa dijadikan cermin untuk melangkah lebih baik dimasa depan, bukankah guru yang paling baik adalah pengalaman itu sendiri?
Membahas Viking Cyber pastinya kita akan membahas dua elemen penting yaitu Persib dan bobotoh khususnya Viking Persib berikut segala aktifitas dan gerakan di dunia maya (cyber). Mari kita bahas satu persatu.
Persib, adalah nyawa, jantung yang terus berdenyut memompakan darah biru serta adrenalin di tubuh bobotoh yang menggerakkan jiwa-jiwa pemberani, fanatis, loyal dan militant pada para bobotohnya. Viking Persib, adalah muara dari segala ungkapan kecintaan, semangat, kebanggaan, militansi, fanatisme, totalisme dan loyalisme bobotoh kepada sang pujaan Persib si Maung Bandung, Persib sang Pangeran Biru.
Viking Persib adalah sebuah ikrar janji untuk sebuah kehormatan dan harga diri Persib, Bandung dan Sunda dengan fondasi ikatan kekeluargaan serta kesamaan tekad dan tujuan. Yang terakhir adalah kiprah dan gerakan Viking Persib dalam rangka mendukung Persib di dunia maya dimana Viking Cyber adalah representasi atau implementasi nyata dilapangan terutama melalui media internet dari hal-hal yang telah diterangkan diatas.
Semua bermula Viking Persib Club memperkenalkan situs resmi Viking yaitu www.vikingpersib.com pada bulan February 2003. Situs tersebut adalah salah satu wujud impian yang telah lama terpendam serta ambisi besar sang panglima Viking, Ayi Beutik , yang diterjemahkan oleh sekum yang saat itu dijabat oleh Yudi Baduy. Jerih payah pelopor tersebut diapresiasi dengan sangat antusias oleh bobotoh yang memang sangat haus akan informasi apapun mengenai Persib dan bobotohnya.
Antusiasme tersebut lambat laun melahirkan komunitas yang terbentuk dari mereka-meraka yang rajin mengakses situs dan menjadi pengunjung setia. Mereka dating dari berbagai belahan dunia sebagai efek dari sifat internet yang tidak mengenal ruang batas geografis.
Komunitas ini belum mempunyai nama dan bentuk yang jelas, kendati demikian kontribusinya terbilang nyata, sampai akhirnya Yudi Baduy dan tim web nya memberikan kepercayaan hak akses administrator kepada komunitas tersebut.
Sejak saat itulah komunitas ini terus termotivasi untuk lebih berkontribusi ke situs resmi Viking. Orang-orang di komunitas ini juga selain berkontribusi untuk web resmi Viking juga aktif ambil bagian dalam pengelolaan un-official website Persib www.persib-bandung.or.id .
Komunitas ini mulai menampakan jati dirinya melalui kontribusi di web Viking dan unofficial web Persib dengan menamakan dirinya CyberDistrict, baik di footer berita, artikel maupun identitas di guestbook dan forum situs-situs orang lain.
Pengakuan secara defacto dari punggawa pelopor web Viking sudah diberikan lewat kepercayaannya menjadi administrator web Viking, kemudian secara deyure pengakuan Viking Pusat atas eksistensi komunitas Viking Cyber ini adalah pada saat perayaan Anniversary Viking Persib yang ke 10, yakni pada tanggal 26 Juli 2003. Pada saat acara tersebut, komunitas ini diperlakukan sama seperti distrik-distrik Viking yang lain. Kemudian komunitas ini juga ikut diundang pada acara pengukuhan ketua-ketua distrik Viking yang diselenggarakan di Rancaupas pada pertengahan Desember 2003.
Seiring waktu, ada masa-masa sulit yang menghadang, kira-kira awal tahun 2005, domain www.vikingpersib.com di takeover oleh seseorang di US sana, oleh sebab itu web Viking otomatis tidak aktif, dan Viking Cyber pun sempat vakum. Namun semangat sebagai bobotoh tidak pernah padam.
Keadaan itu tentu tidak nyaman, akhirnya beberapa pelopor yang dahulu ditugasi sebagai administrator web Viking, berkumpul kembali, saling sharing ide mengenai pengkatifkan kembali situs Viking Persib meski terpaksa menggunakan domain yang baru dan pada akhirnya Yudi Baduy memberikan mandat sepenuhnya untuk kembali mengaktifkan web resmi Viking Persib dengan nama www.vikingpersib.net , pada bulan Maret 2006. Sejak saat itulah Viking Pesib memasuki babak baru, nama baru dan konsep baru. Dengan demikian era revolusioner Viking Cyber dimulai.
Dengan konsep community-based, komunitas yang terbentuk lewat web www.vikingpersib.net, Viking Cyber laksana bola salju yang menggelinding dilereng bukit bersalju, semakin lama bola salju tersebut semakin membesar dan insya Allah akan terus membesar dengan daya dobrak tentunya harus lebih besar, dibanding dahulu saat masa-masa seperti gunung es dilautan, tidak terlihat dipermukaan walau cukup besar bongkahan es dibawah lautan.
Dengan kenyataan itu, tak heran keberadaan Viking Cyber mendapat porsi lebih, tercatat beberapa kali Viking Cyber di undang sebagai bintang tamu dan narasumber pada acara-acara Persib di statsiun TV lokal Bandung, STV dan sempat beberapakali mengudara di radio swasta, Paramuda FM.
Salah satu tabloid nasional, Soccer, sempat pula beberapa kali mengangkat profile Viking Cyber dengan www.vikingpersib.net nya. Bahkan gebrakan terbaru Viking Cyber adalah dipercaya menjadi pengisi salah satu acara mengenai Persib di Bandung FM.
Itulah sekelumit cerita tentang Viking Cyber dan situs www.vikingpersib.net , kemudian untuk apa komunitas keberadaan Viking Cyber yang telah terbentuk tersebut? Tentu saja untuk meneruskan esatafet pengelolaan dan pengembangan web Viking Persib yang diamanatkan oleh para pelopor , yakni panglima Ayi Beutik dan sekum Yudi Baduy selain untuk mengkoordinir bobotoh terutama bagi bobotoh yang sering berinteraksi lewat media internet. Selebihnya adalah untuk menghadirkan fanatisme, militansi, dan loyalisme bobotoh serta atmosfer semangat mendukung yang biasa terluapkan dilapangan hijau melalui media internet.
READ MORE - Jejak Langkah Website Viking dan Viking Cyber

Kepemimpinan & Kepengurusan Viking Persib Club

Sejak awal berdirinya hingga saat ini, ….. Viking Persib Club diketuai oleh Heru Joko, dengan Panglima --- Ayi Beutik. Pertanyaan yang muncul, ……. Mengapa harus ada figur panglima? Jawabannya singkat saja, karena Bobotoh terikat secara emosional, dan mereka mengikatkan diri kepada PERSIB dan juga kepada sesama pendukung Persib. Kata Panglima disini adalah sosok “Ibu” dalam keluarga, pengasuh bagi anak-anaknya, sosok yang memimpin serta melindungi para anggota apabila terjadi sesuatu dilapangan. Sedangkan jabatan Ketua Umum yang disandang Heru Joko, adalah sebagai figure kharismatik yang memiliki fungsi politis keluar organisasi atau kelompok lain. Lain halnya dengan Yoedi Baduy yang menjabat sebagai Sekretaris Umum, ia mengelola dan mengkoordinir segala bentuk kegiatan secara administratif. Bisa dikatakan ketiganya adalah pemimpin atau leader Viking Persib Club, yang tentu saja ditopang oleh pentolan-pentolan Viking Persib Club yang lainnya, seperti ; Yana Ewok, Asep “Ucok”, Yana Bool (Mr. Y), Dadan Gareng, Boseng, Odoy, Pesa dan Hendra Bule.

Dan yang tak kalah pentingnya lagi, …… kontribusi Distrik-distrik Viking Persib Club yang saat ini sudah tersebar diberbagai wilayah , seolah menjadi elemen penting lainnya bagi pendobrak berkembangnya Viking Persib Club dewasa ini.
READ MORE - Kepemimpinan & Kepengurusan Viking Persib Club

Idealisme Viking Persib Club

Viking Persib Club adalah sebuah kelompok bukanlah organisasi atau fans club dengan segala aturan-aturan formal yang mengikatnya. Setiap anggota atau Vikers adalah bagian dari sebuah “Keluarga”, …. Dan layaknya sebuah Keluarga, keberagaman sifat dan tingkah laku yang berada didalamnya adalah merupakan sesuatu hal yang lumrah, dan Viking akan selalu berusaha untuk mengakomodir keberagaman tersebut.

Kelompok Suporter dapat dikatakan sebagai kelompok sosial, karena didalamnya terdapat sekumpulan individu yang berinteraksi secara bersama-sama serta memiliki kesadaran keanggotaan yang didasarkan oleh kehendak dan prilaku yang disepakati. Seperti kebanyakan kelompok-kelompok Bobotoh lainnya yang turut terlahir sama seperti halnya Viking Persib Club, yaitu secara Grass Root (dari arus bawah), maka Viking Persib Club memiliki cara atau cirri khas dalam menyikapi setiap permasalahan anggotanya. Hubungan pertemanan dan kekeluargaan yang tulus, erat tanpa pamrih serta rasa persaudaraan yang tinggi menjadi modal yang kuat bagi VIKING untuk terus eksis selama beberapa dekade.

Keanggotaan Viking Persib Club yang semakin besar, jelas menuntut sebuah tanggung jawab serta pengaturan yang sedemikian rupa secara professional, agar dapat lebih terukur dari segi pendataan, keuangan, rutinitas maupun manajerial, yang tentu saja membawa dampak tanggung jawab yang sangat besar bagi kepengurusan Viking Persib Club. Namun tentu saja semua formalitas tersebut tidak akan menghilangkan warna, ciri khas serta karakter Viking Persib Club. “Viking tetaplah Viking! Dia harus bercirikan kedekatan yang tulus antar anggotanya dan berkarakter sebagai sebuah keluarga ataupun geng”

Viking Persib Club murni lahir secara independen berdasarkan inisiatif dari para Bobotoh dari golongan grass root. Dalam pandangan Viking, supporter tidak hanya berperan sebagai “tukang sorak” saat menyaksikan dan mendukung kesebelasan kesayangannya, tetapi peran supporter harus lebih dari itu! Dia harus menjadi pembangkit semangat saat tim kesayangannya jatuh bangun menunaikan tugasnya dilapangan. Supporter juga harus menjadi kekuatan tambahan bagi para pemain dilapangan, …… intinya, supporter harus menjadi pemain ke-12! Dan VIKING ingin menjadi pemain ke-12 bagi PERSIB.

Pada saat ini, …… ketika sepakbola sudah menjadi industri, Peranan Bobotoh buat PERSIB pun menjadi berkembang tidak hanya sebagai objek pelengkap saja. Bobotoh seharusnya menjadi bagian dari prestasi dan keberhasilan yang dicapai oleh PERSIB. Berangkat dari sana, ….. Viking Persib Club pun mulai mengembangkan sayapnya dalam berbagai bentuk aktualisasi diri, mulai dari peningkatan pengkoordiniran massa dengan dibentuknya “distrik” di berbagai wilayah pada kantung-kantung Bobotoh, Penjualan Merchandise, pembuatan album kompilasi Persib, hingga tour organizer yang menyelenggarakan pemberangkatan rombongan Bobotoh ketika mendukung PERSIB apabila bermain tandang.
READ MORE - Idealisme Viking Persib Club

Jejak Langkah Viking Persib Club

Melihat rangkaian sejarah perjalanan Viking Persib Club, maka para Vikers (anggotanya) akan selalu bercermin pada perjalanan Persib Bandung dalam mengarungi Samudra kompetisi sepakbola Indonesia, baik pada saat Kompetisi Perserikatan maupun pada saat Liga Indonesia. Berawal dari perjalanan prestasi “Sang Maung Bandung” yang begitu membanggakan dan menggetarkan dunia persepakbolaan Indonesia, khususnya pada dekade 1985 hingga dekade 1995, dimana Persib mampu memberikan suatu kebanggaan kepada para pencintanya, dengan tampil lima kali berturut-turut pada partai final Piala Presiden (Perserikatan kala itu), dan tiga kali diantaranya Persib berhasil tampil sebagai “Kampioen”, yang kemudian berlanjut dengan merebut gelar “Juara” untuk pertama kalinya pada kompetisi format baru, yaitu Liga Indonesia. “Totalitas” yang telah diberikan oleh Persib kepada para pencintanya, kemudian dijawab kembali dengan “Totalitas” oleh sekelompok Pendukung Fanatik Persib yang kala itu sering menempati Tribun Selatan Stadion Siliwangi. Tercetuslah ide untuk membentuk sebuah kelompok Bobotoh demi melestarikan dan menjaga kebesaran nama Persib, disamping untuk menyatukan aspirasi serta kesamaan rasa cinta kepada “Sang Idola” Persib Bandung.

Melalui beberapa kali pertemuan yang cukup alot dan memakan waktu, akhirnya terbentuklah sebuah kesepakatan bersama. Tepatnya pada Tanggal 17 Juli 1993, disebuah rumah dibahu jalan Kancra no. 34, diikrarkanlah sebuah kelompok Bobotoh dengan nama ….. VIKING PERSIB CLUB. Adapun pelopor dari pendiriannya antara lain ; Ayi Beutik, Heru Joko, Dodi “Pesa” Rokhdian, Hendra Bule, dan Aris Primat dengan dihadiri oleh beberapa Pioner Viking Persib Club lainnya, yang hingga kini masih tetap aktif dalam kepengurusan Viking Persib Club.

Nama VIKING diambil dari nama sebuah suku bangsa yang mendiami kawasan skandinavia di Eropa Utara. Suku bangsa tersebut dikenal dengan sifat yang keras, berani, gigih, solid, patriotis, berjiwa penakluk, pantang menyerah, serta senang menjelajah. Karakter dan semangat itulah yang mendasari “Pengadopsian” nama VIKING kedalam nama kelompok yang telah dibentuk.

Secara demonstratif, Viking Persib Club pertama kali mulai menunjukan eksistensinya pada Liga Indonesia I -- tahun 1993, yang digemborkan sebagai kompetisi semi professional pertama di Tanah Air kita. Slogan “PERSIB SANG PENAKLUK” begitu dominan terlihat pada salah satu atribut yang dipakai anggotanya.

Perjalanan waktu, kebersamaan, hubungan pertemanan, serta kesamaan rasa cinta yang telah terbina, pada akhirnya telah menjadikan Viking Persib Club sanggup bertahan hingga saat ini, bahkan semakin berkembang dan menyebar ke berbagai wilayah nusantara.
READ MORE - Jejak Langkah Viking Persib Club